Perkuat Aset Digital Pesantren, MPJ Kolaborasi dengan IDE Music

Malang, (03/11) Kolaborasi antara Media Pondok Jatim (MPJ) dan IDE Music akan dilakukan, dengan tujuan utama untuk mengamankan aset digital pondok pesantren dari tindakan digital, seperti pencurian klaim aset digital, sambil membantu pondok pesantren dalam memonetisasi aset digital dalam bidang hiburan, termasuk pengajian dan musik.

Kolaborasi ini merupakan upaya yang inovatif untuk menjaga dan memanfaatkan aset digital pondok pesantren, yang semakin penting dalam era digital saat ini.

Stakeholder dari kedua belah pihak hadir untuk memastikan keberhasilan kolaborasi ini. Dari pihak MPJ, ketua Ahmad Tajuddin Zahrou dan Athifqonitatillah menjadi perwakilan yang sangat berperan dalam proses ini.

Ahmad Tajuddin Zahrou, ketua MPJ, menyatakan, “Kami merasa sangat bangga dan berkomitmen untuk melindungi dan memaksimalkan nilai aset digital pondok pesantren di Jawa Timur. Kolaborasi dengan IDE Music adalah langkah besar menuju tujuan ini.” Tandasnya.

IDE Music, perusahaan yang fokus pada pengelolaan hak cipta musik dan aset digital, membawa keahlian mereka ke dalam kolaborasi ini. Mereka tidak hanya akan membantu mengamankan hak atas konten digital pondok pesantren, tetapi juga memberikan panduan tentang bagaimana memonetisasi aset digital ini, terutama dalam bidang hiburan, seperti pengajian dan musik religi.

Kolaborasi MPJ x IDE Music diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi pondok pesantren lainnya di seluruh Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya. Langkah ini memberikan perlindungan hukum dan potensi pendapatan baru dalam dunia digital yang terus berkembang, sekaligus menguatkan upaya untuk melestarikan budaya dan ajaran agama melalui media digital.

Continue reading →

Tata Cara Pendaftaran MPJ Fest 2023: Simak Panduan Lengkap

Bagi teman-teman yang antusias untuk mengikuti MPJ Fest 2023, kami punya panduan lengkap untuk membantu kalian mendaftar dengan mudah. Pastikan untuk mengikuti setiap langkah dengan cermat. Jangan lupa, bagi yang telah mengikuti Festival tahun lalu, kita harus membuat akun baru.

 

Langkah 1:Akses Situs Pendaftaran

Pertama-tama, pastikan kalian mengakses situs pendaftaran resmi MPJ Fest 2023. Situs ini akan menyediakan semua informasi yang diperlukan dan formulir pendaftaran.

Langkah 2: Buat Akun Baru

Untuk peserta yang pernah mengikuti Festival tahun sebelumnya, ingatlah bahwa setiap tahun kita harus membuat akun baru. Ini penting untuk memastikan bahwa data dan informasi pendaftar selalu terbaru.

Langkah 3: Isi Data Diri

Isilah formulir pendaftaran dengan data diri yang benar dan lengkap. Pastikan nama, alamat email, nomor telepon, dan informasi lainnya sesuai dengan identitas asli kalian.L

angkah 4: Pilih Kategori Lomba

Pada formulir pendaftaran, pilih kategori lomba yang ingin kalian ikuti. Pastikan kalian telah membaca panduan lomba untuk memahami persyaratan dan aturan yang berlaku.

Langkah 5: Unggah Dokumen Pendukung

Beberapa kategori lomba mungkin memerlukan unggahan dokumen pendukung, seperti portofolio atau karya-karya sebelumnya. Pastikan kalian menyiapkan dokumen ini dengan baik dan mengunggahnya sesuai petunjuk.

Langkah 6: Pembayaran Biaya Pendaftaran

Pembayaran biaya pendaftaran biasanya dilakukan melalui metode yang telah ditentukan. Pastikan kalian membayar sesuai dengan instruksi yang ada.

Langkah 7: Verifikasi Data
Setelah mengisi formulir dan melakukan pembayaran, verifikasi kembali data yang telah kalian masukkan. Pastikan tidak ada kesalahan atau ketidaksesuaian data.

Langkah 8: Konfirmasi Pendaftaran

Setelah melalui semua langkah di atas, pastikan kalian menerima konfirmasi pendaftaran melalui email atau pesan di situs. Ini akan menjadi bukti bahwa pendaftaran kalian telah berhasil.

Ingat, Batas Akhir Pendaftaran!
Pendaftaran MPJ Fest 2023 akan dibuka hingga 30 November 2023. Jadi, jangan sampai ketinggalan kesempatan untuk berpartisipasi dalam festival yang seru ini. Cepatlah daftar dan siapkan diri kalian untuk menghadapi tantangan dan pengalaman tak terlupakan di MPJ Fest 2023.

Ayo, teman-teman, cuzzz buruan daftar! Jangan sampai ketinggalan!!! MPJ Fest 2023 akan menjadi perayaan yang luar biasa, jadi pastikan untuk ikut serta dan berikan yang terbaik dalam setiap kategori lomba yang kalian pilih. Selamat berpartisipasi dan semoga sukses.

Rapat Koordinasi Persiapan MPJ Fest

Malang-(13/10), Media Pondok Jatim (MPJ) menggelar rapat koordinasi yang dihadiri oleh perwakilan dari berbagai media Pondok se-Jawa Timur. Rapat ini  membahas berbagai hal penting terkait kegiatan dan program MPJ.

Dihadiri oleh perwakilan dari berbagai media Pondok, antara lain, Media Pondok Sidogiri, Pondok Mambaul Hikam Sidoarjo, Pondok Gasek Malang, Pondok Lirboyo Kediri, Pondok Al Ittihad Malang, PPSM Banin Banat Hidatul Mubtadien Kediri, Pondok Ngunut Tulungagung, Pondok Fathul Ulum Pacet, Pondok Ngalah Pasuruan, dan Pondok Menara Tulungagung.

Anggota rapat membahas beberapa topik utama, termasuk persiapan untuk acara MPJ Fest, pengembangan program Madrasah Media, dan juga pembahasan tentang penambahan program-program baru yang akan diadakan oleh MPJ.

MPJ terus berupaya untuk memajukan bidang media di Jawa Timur dan memberikan kontribusi positif dalam dunia jurnalistik. Rapat ini menjadi wadah penting untuk berkolaborasi dan berkoordinasi dalam mencapai tujuan tersebut.

Mengenal Abu Rayhan Al-Biruni, Ilmuwan yang menginspirasi Ning Khilma Dalam Film Hati Suhita

Bagi yang khatam mbaca novel Hati Suhita atau bahkan sudah menonton film-nya. Mungkin tidak asing dengan Gus Birru, yaaa, Ning Khilma sang Penulis novel terinspirasi dari nama ilmuwan Muslim yang akan kita Bahas, yaitu Abu Raihan Al-Biruni.

Beliau lahir di abad pertengahan, tepatnya pada 973 M di perkampungan khawarizm, Turkmenistan. Sedangkan Al-Biruni adalah sebutan untuk orang-orang asing dikawasan ini.

Al Birruni dikenal dunia memiliki skill dibidang filsafat, astronomi, kedokteran dan fisika. Dibidang kedokteran gurunya adalah Syekh Abul Wafa’ Al-Buzayani, Al-Biruni juga berkenalan dekat dengan Ibnu Sina, Ahli Medis yang melegenda itu.

Kemudian di bidang Matematika dan Astronomi gurunya adalah Syekh Abu Nasr Mansur bin Ali bin Iraqi.

Pengembaraan ilmunya yang fenomenal adalah ketika beliau belajar ke Jurjan dekat laut Kaspia serta ke India. Selama di India in, berbagai karya besar beliau lahirkan, salah satunya adalah “Tahqiq ma li al-Hind” yang ditulis dikala gabut melanda, ya gini nih orang cerdas kalau gabut jadi karya, kalau kita? hemm ya begitulah,..

Dalam Astronomi, Al-Biruni menemukan bahwa Bumi pada dasarnya mengitari matahari. sayangnya kitabnya yang membahas hal ini hilang, Lalu Pendapatnya ini terbukti kebenarannya dan turut di Buktikan oleh ilmuan modern.

Mengenai Filsafat, Al-Biruni cenderung tidak menerima bulat-bulat filsafat Aristoteles, dia berpikir secara kritikal terhadap beberapa hal dalam teori fisika peripatetic. Pemikiran Filsafat Al-Biruni selalu berlandaskan pada Prinsip-prinsip Islam, sedangkan sains dijadikan sebagai alat untuk menyingkap rahasia alam. Hasil Kajian dan penelitian Al-Birruni berujung pada pengakuan wujud Allah Swt sebagai Sang Pencipta, Atau Prima Causa.,

Cara berfilsafat Al-Birruni ini tentu bertentangan dengan filosof-filosof modern yang lebih mengutamakan sains daripada agama bahkan menafikan Tuhan YME.

Beberapa sumbangsih Al-Birruni lainnya diantaranya adalah: adaptasi dan modifikasinya terhadap astrolobe, salah satu instrumen untuk mengetahui posisi bintang-bintang dilangit.

Al-Birruni juga t ilmuwan yang membedakan antara astrologi dan Astronomi.

Mengenai kitab-kitabnya, wau banyak banget Gess. Yang Jelas saking cerdasnya Al-Birruni Ahli Sejarah Asal India, si J.N Sircar mengatakan kalau Al-Birruni itu, “Hanya sedikit orang yang memahami fisika dan matematika diantara yang sedikit itu yang terbesar di Asia Adalah Al-Birruni”.

Tak Jauh berbeda, ilmuwan barat Mc Mayerhof menyatakan Al-Birruni itu, ” ia mungkin sosok paling menonjol pada zaman keemasan pengetahuan islam.”

Hebat ya Al-Birruni, kalau kita simak kecerdasan Al-Birruni itu salah satu kuncinya adalah tetap berkarya meskipun dalam kaeadaan gabut sekalipun.

Pada Akhirnya Al-Birruni dipanggil illahi Robbi pada tahun 1048 M.

 

 

 

MPJ Fest 2023: Maksimalkan Potensi Khidmah Konten Pesantren Melalui Festival Kreatif

Malang- (22/10) Media Pondok Jatim (MPJ) kembali menghadirkan event tahunan paling bergengsi, ialah MPJ Fest. Salah satu agendanya adalah menyelenggarakan empat lomba kreatif yang memungkinkan peserta untuk mengungkapkan potensi khidmah konten dari pesantren dengan beragam cara.

Lomba-lomba tersebut meliputi Festival Film Pendek, Festival Fotografi, Festival Literasi Pesantren, dan Festival Komik Santri.

Pendaftaran untuk lomba-lomba ini dibuka mulai 24 Oktober 2023 dan akan berlangsung hingga 30 November 2023. Festival ini tentu memberi peluang bagi individu kreatif dari pesantren di seluruh wilayah untuk berpartisipasi dan memamerkan kreativitas mereka dalam bentuk yang berbeda.

*Festival Film Pendek

Peserta di lomba ini diharapkan untuk menciptakan film pendek yang menggambarkan kehidupan di pesantren, menggali nilai-nilai dan budaya yang berharga, serta memotret momen unik yang dapat menginspirasi penonton.

*Festival Fotografi

Lomba fotografi memungkinkan  peserta untuk menangkap gambar-gambar yang indah dan bermakna dari pesantren mereka, mencerminkan keindahan alam, kehidupan sehari-hari, human interest serta nilai-nilai yang dianut di sana.

*Festival Literasi Pesantren

Dalam kategori ini, peserta diajak untuk menulis  sejarah pesantren, fokus pada nilai-nilai dan kontribusi pesantren bagi bangsa dan negara.

*Festival Komik Santri

Komik merupakan metode yang menarik untuk mengungkapkan ide dan cerita. Peserta di lomba ini diharapkan untuk membuat komik yang menghibur dan mendidik, sambil mengekspresikan kehidupan di pesantren.

Pemenang lomba akan mendapatkan hadiah menarik sebagai pengakuan atas usaha dan kreativitas mereka. Namun, yang lebih penting, MPJ Fest 2023 adalah kesempatan bagi pesantren di wilayah tersebut untuk bersatu, bersilaturahmi, berbagi ide, dan menambah wawasan.

Melalui lomba-lomba kreatif ini, MPJ Fest 2023  diharap bisa memaksimalkan potensi khidmah konten dari pesantren, mempromosikan pesantren sebagai pusat pendidikan dan budaya yang berharga, serta mendorong lebih banyak individu untuk memahami dan menghargai peran penting pesantren dalam masyarakat.

Festival ini adalah perayaan kreativitas, kebersamaan, dan peningkatan pemahaman tentang pesantren di abad ke-21.

Media Pondok Jawa Timur (MPJ) Memperluas Jangkauan Kolaborasi dengan “Mengantar”

Surabaya, (5/10) – Media Pondok Jawa Timur (MPJ) mengumumkan kerja sama strategis dengan Mengantar, sebuah platform pengiriman yang memiliki jaringan lebih dari 2.000 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Jawa Timur. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas layanan yang ditawarkan oleh MPJ kepada masyarakat serta mendukung pertumbuhan UMKM lokal.

Melalui kemitraan ini, MPJ akan menjadi saluran berita eksklusif untuk informasi terkini seputar UMKM yang bermitra dengan Mengantar. MPJ akan memberikan liputan mendalam mengenai cerita sukses, tantangan, dan inovasi dari UMKM yang bekerja sama dengan platform pengiriman tersebut.

Mengantar, di sisi lain, akan memberikan dukungan logistik kepada MPJ untuk distribusi konten fisik seperti majalah, brosur, dan produk promosi lainnya kepada para pelanggan UMKM yang terhubung melalui platform mereka. Hal ini akan memungkinkan MPJ untuk lebih dekat dengan pemilik UMKM dan komunitas lokal di Jawa Timur.

Dalam konferensi pers yang diadakan hari ini, CEO Media Pondok Jawa Timur, Bapak Ahmad Tajudin Zahrou, mengungkapkan, “Kami sangat antusias untuk bekerja sama dengan Mengantar dalam usaha mempromosikan dan mendukung UMKM lokal kami. Kolaborasi ini akan memungkinkan kami untuk menyajikan cerita-cerita inspiratif dan memberikan dampak positif kepada pengusaha-pengusaha kecil dan menengah di Jawa Timur.”

Sementara itu, Co Founder Mengantar, Bapak Faiz Faerus, menambahkan, “Kami yakin bahwa kerja sama ini akan memberikan manfaat besar bagi para pelaku UMKM di Jawa Timur. Kami berharap dapat terus menghadirkan solusi logistik yang inovatif dan mendukung perkembangan bisnis lokal.”

Kolaborasi antara MPJ dan Mengantar mencerminkan komitmen mereka dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta memberikan informasi yang berharga kepada masyarakat Jawa Timur. Ke depannya, kerja sama ini diharapkan dapat menciptakan peluang-peluang baru bagi para pelaku UMKM di wilayah ini dan memperkuat ekosistem bisnis lokal.